Wednesday, November 30, 2011

Menari Seperti Bayangku


Bila ku berjalan di atas dunia
Bayang ku sedang menari-nari
Seperti anak kecil yang bahagia
Kaki menginjak ke bumi dan kadang terbang ke langit
Manjadi pari-pari mencari cita-cita
Lalu menggapai awan setinggi langit tujuh

Namun aku di dunia
Masih berpijak di bumi nyata
Mengharapkan dapat menari-nari seperti bayang ku

Lalu aku berjalan mencari ketenangan
Dan ku temui pintu ke alam itu
Lalu ku menerjah kearahnya
Kerna ku tahu disana menanti
Lalu ku turut hati penuh cinta
Dan ku temui sebuah dunia

Ku tanya apa ada padamu
lalu ku ditunjukkan cinta yang warna warni
Tiada lagi aku mencari cinta yang lain

Cinta Hampagas Sehingga Supernova


waktu terputar dalam ingatan

seperti mesin masa yang tak ku pesan

mengesani watak dirimu..setiap senyuman



aku tak perlu melihat

langkah yang sama menjauh dari ku

bukan aku tak kuat

cinta itu sudah ke ruang hampa gas

tiada rasa tiada nyawa tiada nafas



aku tak perlu jadi astronaout

mencari sisa cinta dalam sut putih

biar masa terdiam buat cinta itu

sehingga supernova matahari


Puisi ini ditulis pada 5 Disember 2010 jam 4:22 pagi. Menulis puisi ini untuk seorang sahabat Saudari Fid Epifid yang sedang berduka lara saat itu supaya dapat diciptakan melodinya. Kesibukan masa menyebabkan angan-angan menjadikan puisi ini bermelodi masih belum kesampaian.

Teringat kembali 'wishlist' yang masih belum terlaksana, belajar main keyboard...lari kepada idea keyboard sebab tak mahu sakit jari main gitar. hahahaha...

Tuesday, November 29, 2011

Warna Imaginasi


Pilih warna utk langit hati ku,
yang ada warna cinta,
langit yang menjadi nadi setiap pohon,
yang menjadi rindu setiap unggas,
rumput yang hijau tak pernah panas

melihat dunia dari mata ku
hidup setiap butirnya indah
dan benarkan warna imaginasi
menyerlahkan keindahan dunia

Pilih warna utk langit hidupku,
yang ada warna tinta,
yang ditulis jadi makna,
yang dibaca jadi mimpi,
yang disentuh jadi nyata
pelangi itu selendangku
warna imaginasi
ku lukis jadi pelangi dan
pelangi itu selendangku

yang tidak melangkah dari ruang waktu....


Membiarkan waktu berputar
Sepertinya aku telah terhenti
diruang antaranya
Melihat mereka berjalan
Siang dan malam tanpa henti
Dengan rencam alasan dan tujuan
untuk miliki dunia

Tika langit malam
Gelap bagai menikam
cahaya lampu berpesta
Hingga dilawani cerahnya mentari
Masa terus berputar
Tanpa melihat ada
yang tertinggal
di ruang antaranya

yang tidak melangkah dari ruang waktu....

Terbang Untuk Semua Yang Merdeka


kota ini ibu
kota ini teras
kota ini nadi
kota ini badi

ia nadi dunia
ia memberi bahagia
buat yang mengukur
dengan jenama rupa

limpahan rona ria
melimbah ke desa
meratah jiwa muda
kota ini jingga citranya

pemuka kota
mendabik rasa
kotaku mulia
kotaku adikara

adikuasa dan pemuka
mari lihat dalam kotamu
jelata melata tak tertanggung kata
ada yang melayah langkah
ada yang tabah melasah
ada yang lemah mengah
ada yang sungkur lacur

kota ini mestika para kapitalis
gemala sakti tercantik
yang memugar cinta
para pemuka kota

kota ini persada para politikus
mengapung mantera meta
yang menyalakan sumbu rasa
para rakyat jelata

Bukakan pintu jiwa
Yang menemukan pancaindera

bahawa kota ini menangis
di persada kapitalis
bahawa kota ini merengus
di bawah pentas politikus
bahawa kota ini memberita
ia untuk mata yang punya jiwa
ia untuk jiwa yang punya sayap
bahawa terbang itu untuk semua yang merdeka

Thursday, November 10, 2011

Apa-Apa Dalam Fikir 1

Apa yang aku perlukan adalah kekuatan dan tindakan. Dalam kotak yang tidak menyelesakan ini, aku menyungguhinya dan aku membencinya. Masa untuk mendapatkan nasihat daripada En Andrew Matthews lagi...

Tewas..,tewas pada kepenatan, perasaan seperti jiwa yang ditimpakan batu...

Betapa banyak yang bersimpangan di dalam fikiran, yang jenuh dan memberat dalam alir fikir. Sindrom bulan November dan Disember melanda. Melanda siapa saja yang bertugas di sektor pengurusan kewangan. Kalau boleh rasanya hendak ku buang dua bulan itu dari kalendar. hahaha

Secebis perasaan dari seorang degil yang keletihan dan kecamuk. Dan belum memiliki basikal yang dirancangkan. Damn. Mungkin aku patut tulis lagu untuk ini.