Friday, June 15, 2007

Daya Hitam dan Daya Putih

Dalam diri ku ada daya hitam dan daya putih.

Aku jua yang menentukan daya mana yang menguasai diri ini. Aku jua dan cuma aku.

Maka yang menghalang diri aku menggunakan daya putih adalah aku cuma. Daya hitam begitu menguasai. Aku mengenalnya, menggamit dan mengakuinya. Lantas ia terlalu menguasai.

Ya Allah bantulah aku menolak daya hitam ini. Hanya manusia berakal sempurna mendapat cahaya Mu. Aku melihat jalan yang bercahaya, aku tahu jalan mana yang bercahaya, tetapi jalanku ada yang bercahaya, ada yang gelap dan ada pula yang bercahaya malap.

Y a Allah Yang Maha Mengetahui apa yang baik untuk setiap hamba Mu. Ku pohon kekuatan untuk mengenal daya putih yang berada dalam diri ku. Mengenal, menggamit dan memegang ia dalam jiwaku. Memegang ia terus, kejap dan tangguh dalam darah dan hatiku. Kerana dari hatiku ia akan jadi aku.

2 comments:

DHIA said...

kembali kita pada asalnya. dari ADAM & HAWA. pasti kan ketemu daya putih itu :)

Serunai Faqir aka SF said...

Saya menunggu Ariyatna melepaskan busurnya ke dada sang bota dan berjalan meneruskan kembaranya. Ada permata di tanah lain. Di tempat itu hanya duri2 tajam yang menyucuk! Ayuh hanyunkan langkah ....